KOTA CIREBON, (FC).- Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA) IAIN Syekh Nurjati Cirebon, meluncurkan lima buku karya mahasiswanya. Yang terdiri dari 4 novel dan satu buku puisi yang ditulis oleh lima mahasiswa BSA dari semester yang berbeda.
Menurut Sekretaris Jurusan BSA Erfan Gazali, peluncuran buku ini menghadirkan penulis beserta orang tua dan wali dari masing-masing penulis, hadir pula para dosen dan perwakilan mahasiswa BSA setiap angkatan.
“BSA semakin eksis, banyak kegiatan dari para mahasiswanya, apalagi ditengah pandemi Covid-19 ini, mereka tetap belajar dan berkarya,” ungkapnya kepada FC, Senin (4/1).
Para penulis, lanjut Erfan, terdiri dari Lala Lailatul Badriyah, Tri Wahyuningsih, Ayu Anindiya, Novi Rofiah Nur fadilah, dan Nur Raflie Febriansyah. Mereka secara bergantian berbagi pengalaman selama proses menulis serta rencana-rencana kedepan pasca terbit karya mereka.
“Salah satu karya yakni dari Nur Raflie juga turut dibacakan, salah satu puisi yang diambil dari buku karyanya yang berjudul kejalangan masa lajang,” ucapnya.
Terbitnya buku adalah hilir dari rangkaian proses kegiatan menulis yang sudah dilakukan oleh para mahasiswa. Selama masa bimbingan menulis, disalah satu program jurusan BSA yaitu Literacy and Literature Corner (LLC). Program ini tidak hanya berfokus pada penulisan karya cetak tetapi pengembangan kemampuan public speaking dan penerjemahan.
Sehingga diharapkan menjadi pusat penyemaian bibit-bibit penulis yang akan membantu dalam percepatan pencapaian visi-misi di jurusan BSA.
Andi Hakim, selaku Pembina LLC yang juga mentor penulisan buku berharap, inisiasi program penulisan ini dapat menjadi model dalam mempersiapkan mahasiswa penulis yang produktif dan berdaya saing. Mengingat program tersebut adalah yang pertama digagas di IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
“Program serupa juga kedepan akan digagas untuk melatih para guru dan dosen untuk belajar menulis, baik karya ilmiah berbasis penelitian maupu tulisan popular,” imbuhnya.
Sementara Ketua jurusan BSA Wakhid Nasruddin mengapresiasi capaian mahasiswa dalam melahirkan karya mereka. Menurutnya, ini adalah sebuah capaian luar biasa yang sudah dilalui oleh mahasiswa dalam proses belajar mereka di BSA.
“Suatu kebahagiaan yang patut disyukuri dan terus akan ditingkatkan, sehingga akan lahir banyak karya-karya mahasiswa tidak hanya tulisan popular tetapi juga tulisan akademik yang dapat menginspirasi dan memberi manfaat bagi sesama,” pungkasnya. (Agus)















































































































Discussion about this post