KOTA CIREBON, (FC).- Beberapa wilayah di Kota Cirebon mulai diguyur hujan. Melihat kondisi tersebut, Kelurahan Kecapi Kecamatan Harjamukti mulai mengantisipasi kejadian banjir serta penyakit Demam Berdarah akibat tumpukan sampah.
Lurah Kecapi Mimin Minarsih menghimbau kepada seluruh warga untuk bersama – sama menjaga kebersihan lingkungan, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, serta mengubur benda – benda tak terpakai agar tidak tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti yang merupakan jenis nyamuk pembawa virus dengue penyebab penyakit demam berdarah.
“Ini sudah musim penghujan, mari kita sama-sama jaga kebersihan lingkungan, jangan buang sampah sembarangan dan hati-hati dengan benda di sekitar rumah yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk demam berdarah,” kata Mimin, Minggu (1/11)
Mimin melanjutkan membuang sampah sembarangan dapat menimbulkan arus air tidak mengalir lancar, sehingga menimbulkan banjir maupun genangan air di permukiman penduduk. Dengan intensitas curah hujan tinggi dan berpotensi bencana banjir.
“Diperkirakan curah hujan tinggi sampai Januari 2021, warga dapat mengantisipasi banjir tersebut dengan tidak membuang sampah sembarangan. Kami minta warga agar memiliki kesadaran untuk menjaga dan melestarikan sungai, drainase dan selokan,” ujarnya
Biasanya lanjut Mimin banjir dapat terjadi akibat hal sepel, akibat mampetnya saluran air drainase dan selokan akibat tumpukan sampah. Pihaknya juga berharap, ada kerja bakti setiap Minggunya agar lingkungan tetap terjaga kebersihannya.
“Jika warfa tidak membuang sampah sembarangan dipastikan tidak menimbulkan genangan air atau banjir, mari kita secara gotong royong membersihkan lingkungan, selokan aliran sungai agar tidak ada tumpukan sampah,” pungkasnya. (Zaga/Job/FC)














































































































Discussion about this post