KOTA CIREBON, (FC).- Rencana Pemkot Cirebon menggelar rotasi, mutasi dan promosi, untuk ASN eselon III dan IV batal dilaksanakan pada Jumat pekan kemarin. Dikabarkan, hal tersebut terjadi karena pembahasannya belum selesai.
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Cirebon Anwar Sanusi membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, jumlah ASN yang akan mengalami perpindahan atau perputaran cukup banyak. Sehingga perlu pembahasan lebih mendalam, agar penempatan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
“Iya rotasi dan promosi yang direncanakan kemarin tertunda. Karena masih berproses pembahasannya, disamping itu lumayan banyak yang akan dirotasi maupun promosi,” jelas Anwar kepada FC, Minggu (25/10).
Terkait jumlah ASN yang akan dirotasi dan promosi, Anwar memperkirakan ada lebih dari 50 orang. Termasuk kemungkinan ada sekretaris dinas, camat dan lurah karena mereka eselon III dan IV. Yang lainnya berasal dari sejumlah dinas di lingkungan Pemkot Cirebon.
Untuk mekanisme rotasi dan promosi ini, lanjutnya, berdasarkan usulan dari atasannya langsung. Dengan berbagai kriteria, diantaranya dedikasi pada pekerjaan, prestasi pekerjaan yang sudah dicapai, tidak tercela dan loyalitas penuh.
Semua itu akan menjadi bahan pertimbangan dari Baperjakat Kota Cirebon untuk memutuskan ASN yang akan dirotasi dan promosi. Sedangkan saat ini, semua nama-nama sudah ada di tangan walikota. Jadi tinggal menunggu waktu saja pelaksanaannya.
Sebagai anggota baperjakat, Anwar menceritakan ada atasan yang mengusulkan bawahannya untuk dipindahkan, dengan alasan tidak menyukainya. Hal itu ada yang disampaikan secara terbuka maupun tertutup.
“Karena bawahannya bekerja dengan prestasi bagus, ada atasan yang tidak suka. Sehingga mengajukan bawahannya untuk dipindahkan atau dipromosikan ke dinas lainnya. Tapi ini tentunya tidak bisa demikian, baperjakat yang akan menentukannya,” tandasnya. (Agus)












































































































Discussion about this post