KAB. CIREBON, (FC),- Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Cirebon saat ini masih belum stabil akibat dampak pandemi. Meski begitu, berbagai upaya terus dilakukan baik pelaku usaha maupun pemerintah untuk memulihkan kembali.
Dalam acara Focus Group Discussion (FGD), yang digelar di hotel Aston Cirebon, Jumat (25/9). Direktur hubungan antar lembaga Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Kartika Candra Negara mengungkapkan, kondisi ini tdak hanya di Cirebon saja.
“Yang jelas 1 sambil bertahan kita perlu merumuskan kembali strategi untuk bangkit kembali itu seperti apa, mungkin diawal akan bangkit tapi perlu teman-teman mengikuti situasi normal baru seperti apa, harus dibayangkan sehingga ada penyesuaian-penyesuaian dalam model bisnis dan sebagainya,” tandas Candra
Candra menyampaikan, dirinya ingin mengetahui kebutuhan bagi pelaku-pelaku usaha di Cirebon, sehingga segera setelah anggaran turun dapat membantu para pemilik usaha di Cirebon.
“Bantuan yang akan kami beri juga seperti peningkatan kapasitas, peningkatan di Sumber Daya Manusia (SDM), karena itu hal yang paling strategis orangnya dibuat lebih bagus dalam artian produktif, kreatif, dan lebih pintar,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Candra, jaringan dengan kelembagaan juga perlu dibuka luas dengan dilakukannya kolaborasi. Harapannya sesegera mungkin dilakukan pelatihan-pelatihan untuk menghasilkan SDM terbaik.
Sementara itu, Kepala Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga H. Hartono mengungkapkan, kondisi pandemi telah menyebabkan lesunya laju pariwisata di Kabupaten Cirebon.
Meskipun begitu pelaku pariwisata telah diberi izin untuk membuka kegiatannya dengan catatan protokol kesehatan tetap ditaati.
“Alhamdulillah, sampai hari ini semua berjalan lancar, dan setidaknya minimal ekonomi mereka sudah terisi walaupun belum normal,” ungkap Hartono
Dirinya berharap pandemi covid 19 cepat selesai dari indonesia, sehingga ekonomi pariwisata cepat meningkat lagi khususnya di Kabupaten Cirebon
Hartono mengungkapkan, pariwisata yang paling drastis mengalami penurunan akibat dampak pandemi hingga saat ini adalah wisata Religi.
“Harapan saya untuk Kabupaten Cirebon khususnya bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif termotivasi untuk bangkit dan terus berinovasi,” pungkasnya.(Sarrah/Job/FC)










































































































Discussion about this post