KUNINGAN, (FC).- Pembangunan Rumah Khusus Polri sebanyak 24 unit diresmikan secara simbolis oleh Kapolres Kuningan dengan penandatanganan prasasti dan gunting pita di Polsek Kadugede. Rabu (23/9).
Agenda yang menerapkan protokol kesehatan tersebut, dihadiri tidak banyak anggota, mengingat kapasitas lokasi juga terbatas. Hanya unsur para Kasat dan Kapolsek yang Rumah Khususnya diresmikan, yaitu Kapolsek Kadugede, Kapolsek Garawangi dan Kapolsek Cidahu. Serta Camat Kadugede.
Kapolres Kuningan AKBP. Lukman Syafri Dandel Malik mengatakan pembangunan Rumah Khusus tesebut sudah sesuai dengan target, baik dari rencana penyerapan anggaran hingga pelaksanaan pembangunan.
“Kita sudah mulai bangun ini sejak Februari kemarin, dengan beberapa termin. Alhamdulilah tepat waktu baik secara fisik dan penyerapan anggaran,” ujar Lukman.
Diakui Lukman pembangunan Rusus Polri tersebut juga mendapat penilaian khusus dari pimpinan baik di Polda Jawa Barat hingga Mabes Polri beberapa waktu lalu.
“Kita dapat apresiasi dari Polda maupun Mabes. Dan wilayah kita bisa dibilang terbaik dari Polres lainnya, dan totalnya ada 24 unit, di tiga Polsek,” ujar Lukman.
Program nasional dari Presiden RI tersebut, memang hampir terhambat dikarenakan Pandemi Covid -19, dengan adanya beberapa kegiatan yang mendapat refocusing anggaran. Tapi beruntung pekerjaan Rusus ini tetap dilanjutkan.
Untuk Polsek lainnya yang belum mendapat program tersebut, diakui Lukman masih dilakukan inventarisir dan assessment mengingat beberapa Polsek masih berdiri di tanah bukan milik aset Polri.
“Masih ada beberapa Polsek yang statusnya pinjam ke desa, jadi masih assessment dahulu,” ujar Lukman.
Sementara, Lukman berpesan sekaligus memerintahkan kepada anggota Polri yang akan menempati rumah – rumah tersebut, agar menempati dengan layak dan baik, sekaligus menunjang tugas pokok Polri dalam melayani masyarakat, sehingga ada anggota yang selalu berjaga.
“Yang kedua rawat aset Negara ini dengan baik, secara fisik maupun bentuk. Jadi mungkin tidak ada perubahan bentuk kedepannya,” kata Lukman. (Ali)
















































































































Discussion about this post