KOTA CIREBON, (FC), – Kegiatan Pusat Daur Ulang (PDU) yang berada di jalan Dukuh Semar Kota Cirebon saat ini masih mendapat pendampingan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Wakil Walikota Cirebon, Eti Herawati berharap kedepan pusat daur ulang harus berjalan sesuai tujuan menyelesaikan masalah sampah di Kota Cirebon.
“Mudah-mudahan dengan koordinasi yang baik, dengan pendampingan yang berjalan dengan baik, permasalahan sampah di Kota Cirebon dapat teratasi,” ujarnya kepada FC.
Eti mengatakan, proses pendampingan ini bertujuan untuk nantinya pusat daur ulang ini mampu mandiri membiayai sendiri.
“Kalau tidak pendampingan agak berat juga, akhirnya nanti Kota Cirebon akan seperti kota lain yang tidak menggunakan APBD. Jadi nantinya pusat daur ulang ini akan membiayai badannya sendiri,” tuturnya.
Eti mengakui untuk langkah pertama memang dirasa berat, butuh proses beberapa tahun. Dan berharap untuk bersama-sama menyelesaikan masalah pusat daur ulang ini.
“Mungkin awalnya tersendat-sendat. Tapi begitu nanti ketika hibah mesin dari Jerman datang itu dapat membiayai dirinya sendiri,” paparnya.
Eti berpesan agar pusat daur ulang ini dirawat dan dipelihara dengan baik, baik dari pemerintah daerah Kota Cirebon maupun dari dinas terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup.
“Pihak Pemkot harus bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup, untuk merawat pusat daur ulang tersebut, ini juga sudah proses pendampingan jadi harus benar-benar dijaga agar dapat berjalan dengan semestinya,” tandasnya. (Sakti)














































































































Discussion about this post