KOTA CIREBON, (FC).- Serabi kini miliki banyak varian topping atau rasa, tak hanya telur atau coklat. Serabi Pulasaren misalnya, yang berlokasi di Kelurahan Pulasaren Kota Cirebon memiliki beragam varian rasa. Uniknya, salah satu variannya ada topping Kerang Hijau
Serabi Pulasaren yang telah berdiri sejak 15 tahun lalu itu kini makin dikenal. Adapun varian rasanya untuk serabi asin yaitu ada oncom, dage, oreg tempe, keju, ayam, dan kerang hijau. Sedangkan varian manisnya ada coklat, pisang, nangka, kismis dan kombinasi lainnya.
Menurut Pat, penjual Serabi Pulasaren, awal serabi topping kerang hijau ini bermula ketika lauk kerang hijau yang ia bawa dari rumah ia padukan begitu saja dengan serabi buatannya. Karena menurutnya enak, lalu ia coba jual.
“Awalnya begitu. Pas coba dijajakan ternyata banyak juga peminatnya,” kata Pat saat ditemui FC, Rabu (23/9).
Harga untuk 1 cetak serabi topping kerang hijau terbilang murah, yaitu hanya Rp5 ribu. Setiap harinya Pat dapat menghabiskan 10 kg tepung beras dan juga 6-7 kg kelapa parut untuk dijadikan puluhan cetak serabi. Adapun kisaran harganya mulai dari Rp2.500,- hingga Rp14 ribu.
“Kalau sehari paling kurang lebih dari 10kg tepung beras terus untuk kelapa parutnya bisa sampai 6-7kg, harganya ada yang Rp. 2.500,- sampai Rp. 14.000,- tergantung isiannya aja,” katanya pada FC.
Meskipun, berada di bahu jalan dengan lapak yang kecil namun, ia memiliki pelanggan setia yang acap kali memborong serabinya hingga puluhan cetak serabi. Pat mengungkapkan hampir seluruh varian rasa serabinya disukai para pelanggan, dan diantara semua varian yang menarik adalah topping kerang hijau.
“Pelanggan setia banyak, salah satunya ada yang beli barusan, pesan paling dikit hanya 20 cetak serabi, terus disini nggak ada rasa yang dominan karena, setiap kali pelanggan beli minimal 3 ya. Itu rasanya gak cuma 1 tapi dicoba semua,” ujar Pat.
Pelanggannya pun tidak hanya masyarakat biasa melainkan dari yang pemilik mobil roda empat mewah hingga pengemudi becak. Bahkan seorang warga bernama Erni berasal dari Pancuran jalan Kartini datang ke Pulasaren hanya untuk membeli serabi Bu Pat.
“Saya, suka rasanya enak belinya paling dikit 5 mungkin, untuk berdua dengan suami dan harganya lumayan murah juga, kadang juga suruh orang untuk beli kesini,” ungkap Erni. (Sarrah/Job/FC)












































































































Discussion about this post