INDRAMAYU, (FC).- Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Indramayu dari PDIP, Gerindra, Nasdem menyebutkan bahwa pemerintah kabupaten Indramayu saat ini gagal, mengingat banyaknya masalah hukum dan tidak maksimalnya serapan APBD serta tingkat pendidikan yang sangat rendah serta banyaknya pengangguran
Hal itu diungkapkan Paslon Lucky kepada awak media usai Rapat Koordinasi PDI Perjuangan Indramayu yang diikuti seluruh pengurus DPC, seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan, perwakilan PAC 31 kecamatan se-Indramayu, Selasa (1/9)
“Ini yang menjadi alasan keterpangilan hati untuk pulang kampung (Indramayu),” ungkapnya
Dalam kesempatan itu, Lucky juga mengatakan jika dibandingkan dengan kabupaten yang lain yakni Kabupaten Cirebon dan kota Cirebon, kabupaten Indramayu masih tertinggal dan ini datanya ada. Padahal, kata lucky, geografis di kabupaten Indramayu sama tapi tertinggal jauh
“Saya rasa ada sesuatu yang salah, salah kelola, makanya indramayu itu saat ini butuh pemimpin bukan penguasa,” ungkapnya
Menurut lucky, selain tingkat pendidikan yang rendah, serapan APBD rendah, juga angka kemiskinan tinggi. “Padahal orang indramayu ini giat bekerja bukan orang pemalas, tetapi kenapa angka kemiskinan ini tinggi, terlebih banyak angkatan usia kerja,” ujarnya
Kabupaten Indramayu juga mempunyai potensi yang besar dari sektor kelautan, perikanan dan pertanian. “Bahkan indramayu merupakan salah satu daerah pemasok ikan tawar terbesar di pulau Jawa ini,” lanjutnya.
Senada juga diungkapkan Nina Agustina. Pihaknya pun mengajak kepada masyarakat Indramayu harus mau berubah. “Masalah Kabupaten Indramayu ini banyak sekali dari pendidikan, kesehatan, dan perempuan serta anak-anak dan masih banyak lagi,” ungkapnya (Agus)














































































































Discussion about this post