KUNINGAN, (FC).- Sekretariat Daerah (Setda) harus dijadikan centra pengendali roda Pemerintahan di Kabupaten Kuningan. Hal tersebut disampaikan Bupati Kuningan H. Acep Purnama pada Rapat Koordinasi dengan para Kabag di lingkup Setda Kuningan, Selasa (25/8).
Disamping Rakor juga dilakukan serah terima jabatan sebagian jabatan Kepala Bagian yang sempat kosong dan telah diisi dengan pejabat yang baru hasil rotasi jabatan pekan lalu. Turut hadir Wakil Bupati H. M. Ridho Suganda Sekretaris Daerah, para Asisten Sekretaris Daerah, Para Staff Ahli Bupati, dan Para Kabag.
Bupati Acep dalam arahannya menyampaikan, kunci keberhasilan dalam suksesnya sebuah pemerintahan ada di tangan semua bagian dari pemerintah yang saling berkoordinasi sesuai dengan tugas-tugas yang telah diberikan.
Mulai dari melakukan perencanaan sampai evaluasi program, baik bupati, wakil bupati, sekretaris daerah, asisten daerah, kabag-kabag dan bagian lainnya memiliki peranan yang sangat penting.
Pergantian pejabat, lanjut Acep, adalah suatu dinamika organisasi dan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memperkaya pengalaman tugas, memperluas wawasan dan pengetahuan, serta keterampilan di bidang kepemimpinan, manajemen, maupun pengembangan karier.
“Atas nama pribadi maupun pemerintah Kabupaten Kuningan, saya ucapkan selamat bertugas di tempat yang baru kepada para kepala bagian yang baru dilantik,” kata Acep.
Acep juga berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan semakin terbangun kerjasama dan koordinasi, khususnya dalam membangun Kuningan Maju (Makmur, Agamis, Pinunjul) Berbasis Desa Tahun 2023.
“Seperti kita ketahui bersama ada beberapa perubahan tupoksi di lingkup sekretariat daerah, saya berharap para kepala bagian dapat memaksimalkan kinerja dengan adanya perubahan tupoksi tersebut. Tingkatkan terus koordinasi guna memudahkan pekerjaan, dan maksiimalkan peran masing-masing dengan baik,” harap Acep.
Sementara kepada wartawan, Acep mengaku Rakor sekaligus Sertijab ini dengan tupoksi baru dia meminta bahwa lingkup Setda harus menjadi centra pengendali roda pemerintahan di Kabupaten Kuningan. meskipun realisasi ada di masing-masing SKPD.
“Jadi saya evaluasi terkiat dengan ketepatan waktu realisasi kebijakan seperti anggaran dan lainnya. Walaupun untuk saat ini memang sedang Covid-19. Dan tidak ada istilah terlambat mereka semua harus bergerak,” jelas Acep. (Ali)











































































































Discussion about this post