KOTA CIREBON, (FC).- Dinas Pendidikan Kota Cirebon belum menerapkan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka langsung di sekolah. Kebijakan ini diambil karena belum berakhirnya pandemi Covid-19 di Kota Cirebon, kasus positifnya pun masih terjadi.
Kadisdik Irawan Wahyono dihubungi FC Minggu (23/8) mengatakan, pihaknya memastikan tetap memakai dan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Paling tidak sampai akhir semester ganjil untuk tahun ajaran 2020 – 2021, atau sampai Bulan Desember mendatang.
“KBM secara tatap muka langsung belum akan kita terapkan. Jadi sampai saat ini sekolah yang di bawah Disdik Kota Cirebon tidak ada KBM di sekolah,” jelasnya.
Irawan menilai KBM tatap muka langsung terlalu beresiko, terhadap penyebaran dan penularan Covid-19. Apalagi angka kasus positif Covid-19 di Kota Cirebon masih menghawatirkan. Dia tidak ingin ada kluster penularan yang berasal dari sekolah.
Untuk itu, lanjutnya, PJJ masih menjadi solusi terbaik untuk saat ini. Pihaknya menggandeng stasiun TV lokal untuk menyampaikan PJJ. Dengan menghadirkan guru kompeten dan sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan. Bahkan beberapa kali Wakil Walikota, Eti Herawati ikut memberikan PJJ.
Irawan mengaku, tidak semua siswa di Kota Cirebon bisa menjangkau siaran dari TV lokal tersebut. Karena itu pihaknya sudah memberikan solusi sekaligus memberikan bantuan, berupa kuota internet.














































































































Discussion about this post