“Total ada sekitar 650 siswa SD dan SMP kurang mampu mendapatkan bantuan kuota internet sebesar 15 Gigabyte. Kami berharap bantuan ini bisa menambah semangat para siswa untuk mengikuti PJJ,” imbuhnya.
Sementara Kasi Guru dan Tenaga Pendidik Toto Haryanto menambahkan, pihaknya telah merancang skema PJJ ini akan tetap diterapkan hingga 23 Desember 2020 mendatang, atau hingga penghubung semester ganjil tahun ajaran 2020-2021.
Dan untuk PJJ di Kota Cirebon solusinya sudah ada yaitu dengan menyiarkan KBM lewat TV lokal. Ini bisa meringankan beban orang tua siswa untuk membeli kuota internet. Nah, yang tidak terjangkau siaran pihaknya juga menyiapkan bantuan kuota internet.
Lebih dari itu, Pemkot Cirebon juga sudah menginstruksikan kepada seluruh dinas, agar membuka akses internet kantornya. Sehingga bisa diakses oleh siswa yang ingin melakukan PJJ. Tentunya hal ini juga harus ada prosedur dan protokol kesehatan dalam pelaksanaannya.
“Untuk materi yang disampaikan telah disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu penyusunannya juga melibatkan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dan Kelompok Kerja Guru (KKG),” pungkasnya. (Agus)














































































































Discussion about this post