INDRAMAYU, (FC).- Pemerintah Kabupaten Indramayu belum membolehkan proses belajar mengajar bertatap muka bagi para siswa di sekolah, upaya dilakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di Indramayu mengingat zona hijau di daerah masih minim.
“Kami belum memperkenankan proses belajar tatap muka,” kata Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, saat ditemui di sela penerimaan bantuan kendaraan laboratorium PCR dari BNPB, di Pendopo Indramayu, Rabu (29/7).
Taufik mengatakan pihaknya dalam hal ini masih melakukan kajian kajian mengenai proses belajar mengajar tatap muka bagi para siswa di sekolah, kalaupun proses belajar mengajar diperbolehkan, pihaknya akan memberlakukan pembelajaran tatap muka tersebut secara bertahap
“Mulai dari perguruan tinggi, kemudian tingkat SMA/SMK, SMP, SD, dan TK/PAUD,” ujar Taufik.
Taufik menyatakan, Perkembangan Covid-19 di kabupaten Indramayu landai dan angka kematian rendah dan tingkat kesembuhan tinggi serta yang terkonfirmasi semakin menurun
Sedangkan, untuk zona hijau di Kabupaten Indramayu hingga saat ini baru sampai tingkat desa. Dari 317 desa di Kabupaten Indramayu, baru ada delapan desa yang dinyatakan masuk zona hijau. ” Mudah mudahan bulan depan untuk zona hijau ini bertambah ,” ungkapnya
Taufik pun terus mengingatkan warganya untuk menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam kehidupan sehari-hari. Yakni, memakai masker saat keluar rumah, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan. (Agus)











































































































Discussion about this post