KAB.CIREBON, (FC).- Kemacetan panjang yang sempat terjadi di Jalur Pantura Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, berangsur terurai setelah jajaran Polsek Gebang menerapkan rekayasa lalu lintas di lokasi proyek betonisasi jalan, Minggu (14/6).
Kepadatan kendaraan terjadi akibat pekerjaan betonisasi yang menyebabkan arus lalu lintas hanya dapat menggunakan satu lajur secara bergantian. Kondisi tersebut memicu antrean panjang, terutama dari arah timur menuju barat.
Situasi semakin padat karena kendaraan dari arah Ender yang hendak menuju Kota Cirebon tidak dapat langsung masuk ke jalur utama.
Banyak pengendara memilih berputar balik di sekitar jembatan yang memiliki ruang terbatas sehingga menimbulkan penumpukan kendaraan.
Kapolsek Gebang AKP Wawan Hermawan bersama anggota turun langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas. Petugas menerapkan sistem contra flow serta memindahkan titik putar balik kendaraan ke lokasi yang lebih luas di sisi timur jalan.
“Kami melakukan rekayasa lalu lintas agar arus kendaraan tetap bergerak dan kemacetan dapat segera terurai,” ujar AKP Wawan Hermawan.
Selain contra flow, pengalihan titik putar balik dinilai efektif mengurangi kepadatan yang sebelumnya terjadi di sekitar jembatan. Sebelum pengaturan dilakukan, antrean kendaraan bahkan dilaporkan mengular hingga depan Mapolsek Gebang.
Setelah rekayasa diterapkan, arus lalu lintas mulai berangsur normal meski sesekali masih terjadi perlambatan akibat sejumlah pengendara yang tidak mematuhi arahan petugas atau memaksa melintas di lokasi yang tidak semestinya.
“Alhamdulillah, setelah pengaturan dilakukan, arus lalu lintas mulai lancar meski masih ada perlambatan sesaat,” katanya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti petunjuk petugas selama pekerjaan betonisasi masih berlangsung.
Kepatuhan pengguna jalan dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran arus kendaraan serta mencegah kemacetan yang lebih parah.
“Kami mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas demi keselamatan dan kelancaran bersama,” tegasnya.
Rekayasa lalu lintas akan terus diberlakukan hingga pekerjaan betonisasi selesai dan seluruh jalur kembali dapat digunakan secara normal.
Dengan pengaturan yang berkelanjutan, diharapkan mobilitas masyarakat di Jalur Pantura Gebang tetap aman, lancar, dan terkendali. (Nawawi)









































































































Discussion about this post