KAB.CIREBON, (FC).- Kasus kecelakaan lalu lintas yang menimpa seorang pemuda asal Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, kini menjadi perhatian aparat kepolisian.
Keluarga korban menduga insiden tersebut bukan murni kecelakaan, melainkan dipicu oleh tindakan penganiayaan yang dilakukan pengendara lain.
Dugaan tersebut dilaporkan ke Polsek Gempol pada Senin (8/6) malam dan telah diterima dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor STPL/16/B/VI/2026/Sektor.
Pelapor, Popo Hartopo, mengatakan korban merupakan putranya, Rizky, yang mengalami luka-luka hingga harus menjalani perawatan di RS Centra Medika Kedungbunder, Kecamatan Gempol.
Menurut Popo, awalnya ia menerima kabar dari istrinya bahwa sang anak mengalami kecelakaan lalu lintas. Namun setelah mendatangi rumah sakit dan memperoleh informasi dari sejumlah saksi di lokasi kejadian, muncul dugaan bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh tindakan kekerasan.
“Berdasarkan informasi yang saya terima dari saksi di lokasi, sepeda motor yang ditumpangi anak saya diduga ditendang oleh pengendara lain dari arah belakang hingga kehilangan kendali,” ujarnya, Jumat (12/6).
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB di Jalan Pasar Minggu, Desa Panongan, Kecamatan Palimanan. Saat kejadian, korban diketahui tengah berboncengan dengan rekannya menggunakan sepeda motor.
Menurut keterangan yang diterima keluarga, sepeda motor tersebut diduga mendapat tendangan dari pengendara sepeda motor jenis Yamaha Aerox yang melaju dari belakang.
Akibatnya, kendaraan yang ditumpangi korban kehilangan kendali dan menabrak tiang listrik di tepi jalan.
Benturan keras menyebabkan korban bersama pengendara motor mengalami luka-luka. Keduanya kemudian mendapat pertolongan dari warga sekitar sebelum dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Popo berharap pihak kepolisian dapat mengusut tuntas peristiwa tersebut dan mengungkap penyebab pasti kecelakaan yang menimpa putranya.
“Kami berharap kejadian ini bisa diungkap secara jelas sehingga diketahui apakah benar ada unsur penganiayaan dan siapa yang bertanggung jawab,” katanya.
Sementara itu, laporan yang disampaikan keluarga korban telah diterima oleh Polsek Gempol dan saat ini masih dalam tahap penyelidikan. Polisi akan mengumpulkan keterangan saksi serta sejumlah bukti lain guna memastikan kronologi kejadian yang sebenarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait hasil penyelidikan maupun identitas terduga pelaku yang disebutkan dalam laporan keluarga korban. (Johan)













































































































Discussion about this post