KAB.CIREBON, (FC).- Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) Asosiasi Pengusaha Pengadaan Barang dan Jasa Indonesia (Aspanji) Kabupaten Cirebon periode 2025-2030 resmi dikukuhkan, Jumat (12/6).
Organisasi tersebut diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat iklim usaha, meningkatkan profesionalisme pelaku pengadaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pengukuhan kepengurusan berlangsung dalam suasana penuh semangat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah. Kehadiran Aspanji dinilai penting untuk menciptakan sistem pengadaan barang dan jasa yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Dewan Penasehat Aspanji Kabupaten Cirebon, Eko Ahmadi, mengatakan terbentuknya kepengurusan baru merupakan langkah penting dalam memperkuat peran pengusaha lokal di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Menurutnya, Aspanji harus mampu menjadi wadah yang tidak hanya memperjuangkan kepentingan pelaku usaha, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui sektor pengadaan barang dan jasa.
“Kami berharap Aspanji dapat menjadi bagian dari solusi untuk menggerakkan perekonomian daerah sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Ia menegaskan, profesionalisme, integritas, dan sinergi dengan berbagai pihak menjadi modal utama agar para pelaku usaha pengadaan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, Ketua DPK Aspanji Kabupaten Cirebon, Surnita Sandi Wiranata, menilai dunia pengadaan barang dan jasa saat ini tengah menghadapi perubahan besar, terutama dengan semakin masifnya penerapan sistem digital dan tuntutan tata kelola yang baik.
Karena itu, menurutnya, pelaku usaha harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjaga kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Tugas kami bukan hanya menjadi penyedia barang dan jasa, tetapi juga ikut membangun ekosistem pengadaan yang sehat, transparan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Dalam lima tahun ke depan, Aspanji akan memfokuskan program kerja pada peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, sertifikasi, dan penguatan kompetensi di bidang pengadaan barang dan jasa.
Langkah tersebut dinilai penting agar pelaku usaha lokal mampu bersaing dalam sistem pengadaan yang semakin terbuka dan berbasis digital.
Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, Aspanji juga berkomitmen memperjuangkan peluang yang lebih besar bagi pengusaha lokal agar dapat berpartisipasi dalam berbagai program pembangunan daerah.
Organisasi ini menargetkan terjalinnya kemitraan yang lebih erat dengan Pemerintah Kabupaten Cirebon guna mendukung pelaksanaan pembangunan melalui proses pengadaan yang efektif, efisien, dan sesuai ketentuan.
Sandi mengajak seluruh pengurus menjadikan organisasi sebagai wadah pengabdian sekaligus sarana memperkuat profesionalisme dan etika bisnis.
“Dengan semangat kebersamaan dan kolaborasi, kami ingin membuktikan bahwa pelaku usaha pengadaan di Kabupaten Cirebon mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan dan peningkatan perekonomian daerah,” pungkasnya. (Johan)













































































































Discussion about this post