Mahasiswa KOTA CIREBON, (FC).- Puluhan mahasiswa dari sejumlah organisasi kemahasiswaan seperti GMNI dan PMII menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Cirebon pada Kamis (7/5).
Sambil membawa bendera organisasi, mahasiswa membakar ban dan berorasi. Kemudian, mereka berhasil merangsak masuk gedung.
Massa yang menginginkan bertemu dengan Wali Kota, sempat kecewa karena hanya bertemu dan berdialog dengan Sekretaris Daerah (Sekda), Iing Daiman, Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik), Sutikno yang didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Ade Cahyaningsih.
Di ruangan Adipura Balai Kota Cirebon, massa bersama ketiga perwakilan pemerintah kota beraudiensi.
Massa menyoroti isu keretakan Wali Kota dengan wakilnya, menyoroti soal pendidikan yakni dugaan penyimpangan Dana Alokasi Umum (DAU) Specific Grant senilai Rp30,5 M, dan menyoroti pembangunan dan lain sebagainya.
“Mohon maaf Pak Wali tidak bisa menemui, beliau sedang mendampingi tamu dari Provinsi,” ujar Iing Daiman.
Sementara itu Ketua GMNI Kota Cirebon, Dika Agung W menyesalkan kasus penyalahgunaan DAU tersebut yang hingga kini belum ada kejelasan.
“Persoalan lama yang sampai 2026 belum juga tuntas. Kami menuntut kepastian terkait kasus ini,” katanya. (Agus)














































































































Discussion about this post