KUNINGAN, (FC).- Upaya pembobolan rumah di Desa Sukamukti, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, berakhir gagal setelah pelaku tertangkap warga, Jumat (1/5) pagi.
Perangkat Desa Sukamukti, Ade Ono, mengatakan, kejadian bermula dari laporan warga yang mencurigai gerak-gerik seorang pria yang mondar-mandir di sekitar permukiman sejak pagi.
Kecurigaan itu terbukti saat pelaku kepergok tengah berusaha membobol rumah milik Fani di RT 21 RW 6, Dusun Wage Cantilan, sekitar pukul 08.00 WIB.
“Pelaku sempat kabur, namun berhasil dikejar dan ditangkap tidak jauh dari lokasi,” ujarnya.
Aksi pelaku sempat direkam warga dan videonya beredar, memicu respons cepat masyarakat. Warga kemudian mengamankan pelaku di rumahnya sebelum dibawa ke balai desa.
Namun, emosi warga yang telah lama resah memuncak. Pelaku sempat menjadi sasaran amukan massa hingga mengalami luka lebam. Warga mengaku geram karena pelaku diduga telah berulang kali melakukan pencurian di lingkungan tersebut.
Ade Ono menyebutkan, dalam beberapa bulan terakhir sedikitnya empat kasus pencurian terjadi di wilayah itu, dengan kerugian berupa emas dan uang tunai.
“Untuk kejadian kali ini, pelaku belum sempat membawa barang karena keburu dipergoki. Dari pengakuan sementara, yang bersangkutan mengakui pernah melakukan aksi serupa,” katanya.
Berdasarkan keterangan korban, aksi pelaku diduga dipicu kecanduan judi online. Pelaku juga mengaku telah melakukan pembobolan hingga empat kali.
Petugas Polsek Jalaksana yang datang ke lokasi langsung mengamankan pelaku untuk menghindari aksi lanjutan dari warga. Saat ini, pelaku telah dibawa ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Angga)











































































































Discussion about this post