KAB. CIREBON, (FC).- Kayuputih Family Reflexology kini telah hadir di Cirebon, yang ditandai dengan peresmian Soft Opening pada Rabu (22/4).
Berlokasi di Omega Space Jl. Tuparev No.20, Cirebon, Kayuputih Family Reflexology di Cirebon merupakan cabang outlet ke-16 yang hadir dengan konsep nyaman, bersih, dengan standar pelayanan profesional.
Dengan hadirnya Kayuputih Family Reflexology Cirebon, kini warga tidak perlu jauh-jauh untuk menikmati pijat refleksi dan perawatan tubuh yang nyaman, profesional, dan terpercaya
Outlet Kayuputih Family Reflexology Cirebon menghadirkan berbagai pilihan perawatan, seperti refleksi kaki, Tradisional Massage, Tuina, Thailand, Shiatsu dan sport massage dengan didukung terapis berpengalaman dan terlatih.
Kayuputih Family Reflexology Cirebon memiliki 18 ruangan yang terbagi dari ruang reflexology, yaitu ruangan yang digunakan khusus untuk pijat refleksi dengan mengusung tema Jawa-Bali.
“Kita juga ada Ruang Pria, Ruang Wanita. Ruangan memang kita pisahkan secara gender untuk memperhatikan kenyamanan dari setiap customer,” kata Manajer Operasional Kayuputih Group, Yustina Ajeng Sasmita
Selain itu juga terdapat Ruang Keluarga, dimana suami, isteri, anak bisa kumpul bersama dalam satu ruangan.
Dalam setiap treatmen, durasi waktu yang diberikan 60 menit, 90 menit dan 120 menit. Sebelum treatment, menyediakan cuci kaki untuk pemanasan dan relaksasi kakinya sambil dipijat.
“Kita menyediakan berbagai macam treatment. Kalau mau pakai minyak kita ada di treatment tradisional dengan menggunakan 4 macam minyak pilihan aroma yaitu Jasmine, Olive Oil, Green Tea, dan Sandal Wood,” jelas Ajeng
Selain pijat tradisional, juga ada Sport Message yang dikhususkan untuk orang-orang yang suka olahraga. Treatment ini manfaatnya untuk merelaksasi otot.
Soft opening ini menjadi langkah awal Kayuputih Family Reflexology untuk lebih dekat dengan masyarakat Cirebon dan sekitarnya
“Saya sangat berharap semoga Kayu Putih Cirebon ini bisa melambung tinggi, bisa dikenal banyak masyarakat dan manfaatnya juga bisa dirasakan oleh masyarakat Cirebon,” ucap Ajeng. (Andriyana)










































































































Discussion about this post