INDRAMAYU, (FC).- Jajaran Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke gudang milik Perum Bulog di Tegalgirang, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/3).
Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok beras sekaligus memantau kondisi penyimpanan di gudang.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu, Imron Rosadi, mengatakan sidak dilakukan guna melihat secara langsung ketersediaan stok beras yang tersimpan di gudang tersebut.
Dari hasil peninjauan, kata dia, stok beras di Gudang Bulog Tegalgirang terpantau cukup melimpah. Karena itu, pihaknya mendorong agar beras tersebut segera didistribusikan kepada masyarakat guna menjaga kualitas beras sekaligus menstabilkan harga di pasaran, terutama menjelang Lebaran.
“Stok beras di Gudang Bulog Tegalgirang ini sebaiknya segera didistribusikan ke masyarakat untuk menjaga kualitasnya tetap baik sekaligus menstabilkan harga beras di pasaran,” ujar Imron Rosadi.
Ia menjelaskan, beras dari Bulog dapat disalurkan melalui sejumlah skema program pemerintah, di antaranya program tebus murah, tunjangan bagi aparatur sipil negara (ASN), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, skema penyaluran tersebut mengacu pada Instruksi Presiden (Inpres) yang mengatur mekanisme distribusi beras Bulog. Namun hingga saat ini pelaksanaan teknis kebijakan tersebut dinilai belum berjalan optimal.
“Kami mendorong stok beras di gudang Bulog ini didistribusikan secepatnya sesuai amanat Inpres, sehingga tidak terlalu lama disimpan di gudang dan kualitasnya tetap terjaga,” katanya.
Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, lanjut Imron, kondisi penyimpanan beras di Gudang Bulog Tegalgirang dinilai cukup baik. Gudang terlihat bersih dan penataan stok beras dilakukan sesuai dengan standar penyimpanan yang berlaku.
“Dari hasil peninjauan kami, kondisi gudang ini bersih dan penataan stok berasnya juga sesuai aturan. Namun perlu percepatan distribusi agar stok beras tidak menumpuk terlalu lama,” tambahnya.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Indramayu, Dalam, menyampaikan pihaknya akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mempercepat realisasi kebijakan distribusi beras Bulog.
Ia berharap pemerintah pusat maupun instansi terkait dapat segera menjalankan program yang telah diatur dalam Inpres, sehingga stok beras yang tersimpan di gudang Bulog dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
“Kami berharap langkah ini menjadi solusi agar stok beras yang melimpah di gudang Bulog tidak hanya terjaga kualitasnya, tetapi juga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjaga stabilitas harga di pasaran,” pungkasnya. (Agus Sugianto)











































































































Discussion about this post