INDRAMAYU, (FC).- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus melakukan inovasi inovasi dalam transformasi digital, dan salah satu langkahnya ialah memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu, Atang Suwandi, mengatakan, jajarannya terus mengembangkan beragam terobosan dari mulai integrasi layanan melalui Super Apps hingga pemanfaatan asisten kecerdasan buatan atau AI.
Menurut dia, transformasi itu tidak hanya mengikuti tren, tetapi menjadi langkah strategis yang dipayungi landasan hukum berupa Peraturan Bupati (Perbup) Indramayu tentang Satu Data Indramayu, dan pengelolaan infrastruktur Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).
“Agar seluruh aplikasi pemerintah daerah tidak lagi berjalan secara parsial, tetapi terintegrasi dalam satu sistem yang andal,” ujar Atang Suwandi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/1/2026)
Ia mengatakan, salah satu inovasi unggulannya ialah Super Apps Wong Reang yang menjadi solusi satu pintu bagi warga untuk mengakses beragam fitur pelayanan publik.
Di antaranya, “Sehat Yu” untuk layanan kesehatan, “Pasar Yu” untuk info harga pasar, hingga layanan administrasi kependudukan, perizinan dan lainnya.
Selain itu, Pemkab Indramayu juga menghadirkan asisten digital berbasis agentic AI yang mampu membantu masyarakat secara aktif yang diberi nama Nyai.
“Nyai dapat membantu mengecek status perizinan hingga memandu proses pembayaran pajak daerah secara realtime, sehingga berbeda dibanding chatbot biasa,” kata Atang Suwandi.
Pihaknya juga mengakui, pentingnya kesiapan SDM di balik kecanggihan teknologi, karena transformasi digital tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi pada kesiapan manusia sebagai pengelola dan pengguna layanan.
Ia menyampaikan, upaya peningkatan literasi digital ASN dan masyarakat juga turut digencarkan Diskominfo Kabupaten Indramayu, sehingga sistem tersebut berjalan efisien, transparan, serta akuntan.
Bahkan, komitmen itu membuahkan hasil positif, dan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) pada 2024 menempatkan Indramayu di kategori tinggi dengan skor 47,32 poin.
“Ke depannya, kami menargetkan seluruh layanan publik benar-benar menyatu dalam satu ekosistem untuk meminimalisir duplikasi sistem, dan memaksimalkan anggaran daerah demi mewujudkan visi Indramayu REANG,” pungkasnya. (Agus Sugianto)














































































































Discussion about this post