KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Cirebon memastikan proses perbaikan jalan Sindang – Pabuaran berjalan sesuai perencanaan dan waktu yang telah ditentukan.
Hal itu disampaikan Plt Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan saat memantau pelaksanaan pekerjaan di jalur Desa Karangtengah Kecamatan Karangsembung Kabupaten Cirebon, Selasa (19/8).
Plt Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cirebon, Tomy Hendrawan kepada FC menuturkan, di titik jalan tersebut dimana pada H-7 lebaran Bupati Cirebon telah menyaksikan kondisi jalan tersebut dan dilakukan perbaikan, sementara untuk selanjutnya saat ini jalur tersebut sedang ditangani untuk perbaikan permanen dengan menggunakan rigid pavement yang sedang dilaksanakan oleh CV Ammar Jaya Mandiri dengan nilai kontrak Rp2,7 miliar.
Dijelaskannya, nilai kontrak untuk perbaikan jalur Sindang – Pabuaran tersebut kontrak pekerjaan selama 150 hari kalender atau sekitar 5 bulan yang dimulai sejak 10 Juli sampai dengan 6 Desember 2025 dengan dimensi pekerjaan sepanjang 575 meter dan lebar 6 meter, terbagi menjadi 4 titik, di antaranya di Desa Sigong Kecamatan Lemahabang sepanjang 145 meter, di Desa Karangtengah Kecamatan Karangsembung dua titik, sebelah utara rel kereta sepanjang 100 meter dan sebelah selatan rel kereta sepanjang 200 meter, kemudian titik selanjutnya di Desa Cisaat Kecamatan Waled sepanjang 90 meter dan 40 meter.
“Mohon dukungan dan pengawalan dari masyarakat agar pekerjaan perbaikan jalan yang dilakukan DPUTR Kabupaten Cirebon bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.
Lanjut dijelaskan Tomy, dari pelaksanaan yang sedang dijalankan, menurutnya itu baru dari APBD Kabupaten Cirebon murni, sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil dari pengadaan barang dan jasa selanjutnya yang dialokasikan untuk Jalan Sindang – Pabuaran sebesar Rp2,7 miliar.
Dijelaskannya, untuk penanganan jalan rusak, Pemkab Cirebon tidak tinggal diam, dimana saat ini sedang mengajukan bantuan inpres jalan daerah ke Kementerian, ada 4 ruas jalan yang diajukan di antaranya Arjawinangun – Suranenggala, Playangan – Bojongnegara, Sindang – Pabuaran, dan Gebang- Pabuaran, hasil ajuan sudah diverifikasi dan yang diterima ada tiga yakni Arjawinangun – Suranenggala, Gebang – Pabuaran dan Sindang – Pabuaran.
“Hasil yang akan kita terima, Pemkab Cirebon hanya penerima manfaat, dari perencanaan, proses penganggaran, proses pengadaan barang dan jasa sampai pelaksanaan semua dilakukan oleh Kementerian PU,” ungkapnya.
Ditambahkan Tomy, tahun Anggaran 2025 telah dilakukan dua kali efisiensi dengan alokasi anggaran untuk perbaikan Jalan sebesar Rp29 miliar dihold oleh Kementerian PU namun APBD Kabupaten Cirebon bisa mensupport sebesar Rp15 miliar yang peruntukannya untuk jalan Gebang – Pabuaran Rp10 miliar jalan Sindang – Pabuaran Rp2,7 miliar dan untuk jalan kalipasung – Serang sebesar Rp2,3 miliar.
Dijelaskannya untuk keseluruhan anggaran perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon dari APBD murni tahun 2025 sebesar Rp131 miliar dengan rincian untuk restrukturisasi jalan sepanjang 47 KM, perbaikan berkala depanjang 20 KM dan perbaikan rutin sepanjang 350 KM serta pergantian jembatan 1 titik.
“Untuk anggaran 2026 kami belum mengetahui secara pasti berapa besaran efisiensi anggaran yang dialokasikan untuk kebinamargaan namun besaran anggaran di luar hasil efesiensi dari OPD-OPD, untuk tahun 2026 sebesar Rp196 miliar, hampir sama untuk melakukan restrukturisasi jalan sekitar 47-50 KM,” terangnya. (Nawawi)













































































































Discussion about this post