KAB. CIREBON, (FC).– Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon mengelola asset daerah berupa 370 bidang tanah, dari jumlah tersebut terdapat 214 hektare sawah yang tersebar di 13 kecamatan.
“Ratusan hektare sawah yang digarap oleh pihak ketiga tersebut tersebar di 13 kecamatan,” kata Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Nanang Ruhyana, Selasa (22/7/2025).
Namun, kata Nanang, dari 214 hektare sawah tesebut yang tergarap oleh pihak ketiga hanya 182 hektare saja.
“ 32 hektare lainnya tidak tergarap sama sekali. Ia disebabkan karena banyak faktor di antaranya terdampak banjir dan lainnya,” bebernya.
Areal persawahan tersebut berada di 13 kecamatan, di antaranya Kecamatan Susukan, di sana ada 10 hektare, di Kecamatan Arjawinangun ada 1,8 hek, di Gegesik 1,7 hektare, Kaliwedi 21,2 hektare, Panguragan 4,9 hektare, Suranenggala 6,0 hektare, Gunungjati 5,7 hektare, Klangenan 1,2 hektare, Gempol 6,2 hektare, Plered 11,2 hektare, Tengahtani 1,2 hektare, Dukupuntang 1,1 hektare dan Sumber 109,5 hektare.
“Dari 182 hektare sawah yang dikelola oleh dinas pertanian ditargetkan Rp1,1 miliar PAD. Namun, tahun lalu tidak tercapai targetnya, hanya Rp 750 jutaan. (Ghofar)













































































































Discussion about this post