KAB.CIREBON, (FC).- Jalan utama yang membentang di Desa Luwungkencana, Kecamatan Susukan, kembali menyita perhatian publik akibat kerusakan parah yang tak kunjung ditangani.
Kondisi tersebut mendorong warga bertindak nekat dari menanam puluhan pohon pisang hingga meletakkan simbol kuburan dan pocong demi menggugah perhatian pemerintah.
Jalur tersebut memiliki peran vital karena menghubungkan tiga kabupaten besar sekaligus: Cirebon, Indramayu, dan Majalengka. Selain menjadi rute tercepat antar wilayah, jalan ini juga menopang aktivitas ekonomi warga. Sayangnya, jalan tersebut dibiarkan rusak berat selama bertahun-tahun tanpa perbaikan signifikan dari instansi terkait.
Muhammad Zaki, warga setempat menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan abai. Ia menuturkan bahwa kerusakan jalan ini bukan hal baru, bahkan kerap muncul di pemberitaan nasional dan media sosial. “Dari dulu rusaknya seperti ini. Viral berkali-kali pun tidak membuahkan hasil. Ganti kepala desa atau bupati tetap saja jalan ini tidak tersentuh perbaikan,” ujarnya, Kamis (17/7).
Kondisi jalan yang berlubang dan bergelombang menimbulkan banyak kerugian. Di musim hujan, jalur berubah seperti kubangan, licin dan membahayakan pengendara. Sementara di musim kemarau, debu dan bebatuan kerap merusak kendaraan warga. “Kalau hujan orang sering jatuh karena licin. Kalau kemarau, baut motor bisa lepas karena jalanan penuh batu. Sudah seperti jalur off-road,” keluh warga lainnya.
Masyarakat meminta agar pemerintah daerah segera turun tangan. Mereka tidak menuntut pembangunan besar-besaran, cukup dengan pengaspalan yang layak agar jalan bisa dilalui dengan aman. Ketimpangan infrastruktur antara kecamatan juga menjadi sorotan mereka.
“Kami nggak minta dicor beton. Aspal biasa pun kami syukuri. Yang penting bisa dilewati tanpa was-was,” tambah salah seorang warga lainnya.
Sebagai jalur strategis antar kabupaten, warga berharap jalan Luwungkencana masuk daftar prioritas pembangunan. Mereka mendesak agar pemerintah berhenti tutup mata dan segera bertindak nyata demi keselamatan serta geliat ekonomi warga setempat. (Johan)













































































































Discussion about this post