KAB.CIREBON, (FC).- Cegah meluasnya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD). Pemdes Sarabau bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon melakukan fogging di daerah yang disinyalir menjadi endemik DBD. Fogging tersebut dilakukan menyusul adanya temuan 21 kasus warga yang terkena DBD.
Kuwu Desa Sarabau, Akmad Dandon mengatakan, pengasapan atau fogging ini dilakukan petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon di pemukiman warga Desa Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.
Rumah – rumah warga, selokan, sudut gang hingga pekarangan rumah diasap, tujuanya untuk memberantas nyamuk aedes aegypti dewasa.
“Sebelum dilakukan fogging kami bersama warga dan petugas gabungan dari muspika Plered melakukan bersih – bersih lingkungan, hari ini kita baru melakukan fogging nya bersama dinas kesehatan,” kata Akmad Dandon, Kamis (10/7).
Fogging ini, lanjut Dandon juga bagian dari tindak lanjut adanya temuan 21 kasus warga yang terkena DBD, bahkan menurutnya lokasi penyebaranya berdekatan dari satu rumah korban ke rumah korban lainya.
“Tindak lanjut karena kita memang harus lakukan fogging, karena rumah korban saling berdekatan,” ujarnya.
Di sisi lain, warga pun menyambut baik upaya DBD yang dilakukan dari Dinas Kesehatan bersama Pemdes dan Puskesmas melalui fogging dan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
“Alhamdulilah ada respon perhatian dari pemerintah, tadi kami bersama warga lainya juga sudah gotong royong untuk bersih – bersih lingkungan,” ujar Sudiono salah satu warga.
Pemerintah Desa Sarabau juga terus mengimbau warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan terus aktif melakukan program pemeberantasan sarang nyamuk agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (Johan)














































































































Discussion about this post