KOTA CIREBON, (FC).- Pasien positif Corona asal Kabupaten Cirebon yang sedang menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Daerah (RSD) Gunung Jati Kota Cirebon kondisinya terus memperlihatkan kemajuan, dan terus membaik. Hal itu diungkapkan Direktur RSD Gunung Jati, dr. Ismail Jamaludin.
Menurutnya kondisi pasien saat ini menunjukan tanda-tanda yang baik. Walaupun pihak rumah sakit masih menunggu hasil Swab dari Balitbangkes Jakarta yang hingga saat ini belum juga keluar, sudah kurang lebih satu pekan Swab itu sudah dikirimkan, namun hingga saat ini belum kunjung keluar.
“Kondisi disana (Balitbangkes) memang penuh, mungkin karena mesinnya cuma satu jadi agak lama nunggunya,” ujar Ismail usai menerima bantuan APD dari Komunitas E84 di Kantor PSC 119 Kota Cirebon, Rabu (8/4).
Ismail menambahkan, masih ada tahapan Swab berikutnya agar bisa pasien tersebut dikatakan sembuh. Jika hasil Swab kali ini dinyatakan negatif, maka masih ada dua kali Swab lagi untuk bisa dikatakan sembuh.
“Kalau sekarang hasilnya negatif, masih tunggu dua kali Swab lagi. Tapi mungkin harap maklum saja, karena kondisi disana sudah penuh sesak karena harus menangani satu Indonesia,” tutur Ismail.
Sejauh ini, lanjut Ismail, RSD Gunung Jati sudah siap untuk menangani pasien virus Corona. Dengan telah menyiapkan ruang perawatan baru untuk pasien yang ODP ataupun PDP, RSD GJ telah memodifikasi Ruang Anyelir dengan kapasitas 29 bed sebagai ruangan pasien Corona.
“Ruang Anyelir sudah siap, kapasitasnya 29 bed. Kalau ruang isolasi mah tetap,” kata Ismail.
Sampai dengan saat ini, Rabu (8/4), berdasarkan data yang dirilis oleh Gugus Tugas Covid-19 Kota Cirebon, untuk jumlah pasien ODP terdapat 287, dimana 105 orang sedang dalam proses pemantauan dan 182 orang sudah selesai pemantauan.
Sedangkan untuk pasien PDP berjumlah 5 orang namun 2 oramg diantaranya sudah dinyatakan sembuh, tersisa tinggal 3 pasien yang masih menjalani perawatan, untuk pasien positif Corona di Kota Cirebon sendiri masih belum ada. (Muslimin)














































































































Discussion about this post