Namun walaupun semua hasil rapid test ke 11 warga tersebut non reaktif, untuk memastikan terpapar tidaknya, orang yang pernah kontak langsung dengan si A pada 28 september mendatang akan menjalani swab test.
“Ya, atas perintah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka, yang sekarang dirapid test nanti akan di swab kembali agar diketahui hasil yang sebenarnya,” pungkas Kapus Eli.
Keterangan yang disampaikan Kepala Puskesmas Ligung yang mengatakan bahwa A positif terpapar covid 19, dibantah langsung oleh istri si A. Wanita berinisial W ini membantah dengan tegas bahwa suaminya terpapar pisitif covid 19. W mengatakan bahwa sampai hari ini suaminya yang bekerja di Jakarta sehat sehat saja dan tidak terpapar covid 19.
“Suami saya minggu kemarin memang pulang kampung selama dua hari, tapi dia sehat wal afiat tidak menunjukan tanda tanda terkena covid 19,” ujar W.
Dilakukannya rapid test ini, kata dia, atas kesadaran pribadi keluarga dan tetangga dekatnya. Hal ini untuk memberikan rasa aman kepada keluarga dan tetangga yang pernah kontak langsung dengan suaminya.
“Alhamdulillah setelah di rapid test hasilnya semuanya non reaktif,” pungkas W singkat. (Munadi)












































































































Discussion about this post