“Kira-kira satu bulan pelatihan ini dilakukan, kami ajarkan dari nol sampai mereka bisa terjun ke lapangan, dengan harapan mereka bisa mandiri serta buka usaha sendiri,” katanya.
Sementara Head of Vocational Training, Algan Naharo menuturkan, ada sebanyak 20 peserta yang merupakan warga sekitar PLTU, yang mengikuti kegiatan ini.
Pihaknya memilih mengadakan pelatihan AC, karena keterampilan ini sangat berpeluang untuk menjadi mata pencaharian.
“Peluang usahanya sudah jelas, karena pengguna AC kan banyak, tentu bisa jadi sumber penghasilan,” kata Algan.
Algan mengungkapkan, setelah mengikuti pelatihan yang akan diselenggarakan selama 24 hari, peserta juga akan dilakukan sertifikasi dan pembentukan unit usaha.
“Sehingga nanti, bisa langsung memberikan pelayanan kepada konsumen,” kata Algan.
Salah seorang peserta pelatihan, Muhammad Amarrullah, warga Desa Kanci, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon mengaku, dirinya mengikuti pelatihan ini karena ingin menjadi teknisi AC yang profesional.
















































































































Discussion about this post