KAB.CIREBON, (FC).- Tiga mahasiswa Institut Koperasi Indonesia (Ikopin) Jatinangor yang sempat dilaporkan terseret ombak di Pantai Puncak Guha, Garut, satu di antaranya merupakan warga Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon sudah dipastikan selamat yakni bernama Ahmad Bagas Permana.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Minggu (20/7) sekitar pukul 10.00 WIB, saat ketiganya tengah berlibur dan berenang di pantai selatan Garut, kabar Bagas terseret arus bahkan baru terdengar di hari ketiga setelah kejadian oleh para warga Desa Kasugengan Kidul, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, tempat asalnya.
Namun, setelah sempat simpang siur, Pemerintah Desa Kasugengan Kidul melalui Kuwu Giantoro memastikan bahwa Ahmad Bagas dalam kondisi selamat dan kini telah kembali menjalani aktivitasnya di kampus.
“Ya, soal informasi adanya warga Desa Kasugengan Kidul yang menjadi korban terseret ombak di Pantai Puncak Guha Garut, kami mendengar kabar itu tiga hari setelah kejadian,” ujar Kuwu Kasugengan Kidul, Giantoro, Rabu (23/7).
Gian mengaku langsung menelusuri dengan dibantu perangkatnya terkait kabar tersebut untuk memastikan apakah benar warga desanya ikut menjadi korban dalam insiden tersebut.
“Dan ternyata betul, atas nama saudara Ahmad Bagas Permana setelah ditelusuri memang benar yang bersangkutan anak dari Pak H Tata yang tinggal di perumahan Kavling Baru, Desa Kasugengan Kidul,” ucapnya.
Kabar baik pun datang dari keluarga Bagas sang ayah, Pak H Tata, menyampaikan langsung melalui sambungan telepon bahwa anaknya sudah kembali beraktivitas di kampusnya.
“Alhamdulillah dia selamat, tidak ada kekurangan suatu apa pun, kami selaku pemerintah desa merasa lega bahwa warga kami selamat dari musibah tersebut,” jelasnya
Untuk memastikan kabar tersebut, Gian bahkan meminta langsung bukti foto dari sang ayah. “Bahkan tadi saya minta foto posisi Bagas sekarang dan dikirimkan lah foto dalam posisi berdiri di kampusnya,” katanya.
Sebelumnya, Bagas sempat disebut mendapatkan perawatan di salah satu fasilitas kesehatan di Garut setelah kejadian, namun kini kondisinya sudah pulih dan kembali menjalani rutinitas perkuliahan.
“Alhamdulillah, pagi hari ini kita mendapatkan kabar yang baik, saudara Bagas sudah beraktivitas kembali dan dibuktikan dengan sebuah foto yang berdiri di depan kampus,” pungkasnya. (Johan)















































































































Discussion about this post