Oleh karena itu, ia meminta kepada para Kuwu untuk menyerahkan nama warga yang menerima bantuan, merupakan warga yang benar-benar layak menerima. “Datanya juga harus diupdate, baik itu yang meninggal, pindah atau kesejahteraannya sudah lebih baik,” kata Bunda Ayu.
Camat Weru, Hevazi Aldahary menyebutkan, jumlah penduduk di wilayahnya sekira 73 ribu jiwa dan yang masuk data terpadu kesenjangan sosial (DTKS) atau yang masuk kategori miskin tercatat 52 ribu dari 9 desa. Jumlah penerima yang masuk di DTKS mereka yang mendapatkan bantuan berupa PKH, BPNT, KIS, KIP, dan lainnya dari 9 desa di wilayahnya.
Menurutnya, jumlah warga miskin didominasi oleh Desa Karangsari dengan jumlah sekitar 7.900 jiwa.
“Kami akan melakukan update data dan memampang data kemiskinan di masing-masing desa. Sehingga, nantinya bisa dilakukan seleksi alam. Akan dilakukan bulan depan untuk mengurangi data tidak akurat,” tutur Alda. (Ghofar)













































































































Discussion about this post