KAB.CIREBON, (FC).- Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon optimistis kinerja ekspor produk rotan akan kembali menguat pada 2026. Keyakinan tersebut didasarkan pada tren pertumbuhan yang positif dalam beberapa tahun terakhir.
Kepala Disperdagin Kabupaten Cirebon, Suhartono, mengatakan nilai ekspor produk rotan dan furnitur relatif stabil dan cenderung meningkat dari tahun ke tahun.
Pada 2023, nilai ekspor tercatat sebesar 102,79 juta dolar AS, kemudian meningkat signifikan menjadi 156,97 juta dolar AS pada 2024. Sementara pada 2025, nilai ekspor berada di angka 126,84 juta dolar AS dan masih menunjukkan kinerja positif.
“Nilai ekspor rotan cukup stabil, bahkan ada peningkatan dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Rabu (6/5).
Ia menilai kinerja ekspor tersebut berpeluang terus menguat pada 2026 meski di tengah dinamika ekonomi global.
Suhartono menjelaskan, industri rotan masih bergantung pada bahan impor, khususnya untuk proses finishing seperti pernis berbahan dasar minyak bumi. Namun, kondisi tersebut dinilai tidak berdampak signifikan terhadap ekspor.
“Memang ada pengaruh dari bahan baku impor, tetapi tidak terlalu signifikan terhadap kinerja ekspor,” katanya.
Untuk meningkatkan daya saing, Disperdagin telah melakukan pendampingan teknis diversifikasi produk kepada 30 pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada 14–17 April 2026. Pendampingan meliputi pengembangan desain, inovasi produk, peningkatan kualitas, hingga strategi pemasaran.
Menurutnya, peningkatan kapasitas produksi baik di sektor IKM maupun industri besar turut mendorong pertumbuhan ekspor.
“Dari sisi kuantitas dan kualitas industri meningkat, sehingga produksi dan ekspor ikut terdorong,” tuturnya.
Secara keseluruhan, nilai ekspor Kabupaten Cirebon juga mengalami peningkatan. Pada 2023 tercatat sebesar 354,59 juta dolar AS, naik menjadi 423,89 juta dolar AS pada 2024, dan kembali meningkat menjadi 432,05 juta dolar AS pada 2025.
“Nilai ekspor secara keseluruhan cukup stabil dan terus mengalami peningkatan,” pungkasnya. (Ghofar)













































































































Discussion about this post