“Yang usianya lebih dari 55 tahun tidak boleh. Kalau pengunjung memaksakan diri ya silahkan di sungainya wisata Banyu Panas,” kata Hartono.
Saat melakukan monitoring, kondisi Destinasi Wisata Banyu Panas masih belum dibuka untuk umum. Dari hasil monitoring diketahui, pihak pengelola tidak berani membuka karena belum ada izin dari pihak manajemen PT Indocement. Pengelola masih harus menunggu beberapa saat lagi untuk mulai membuka destinasi wisata tersebut.
“Untuk Destinasi Wisata Banyu Panas, kebetulan dikelola oleh Koperasi Karyawan pabrik semen. Karena areanya berbatasan langsung dengan area pabrik semen, maka kebijakan manajemen pabrik semen belum memperkenankan untuk dibuka. Kalau dari pihak managemen pabrik semen memperbolehkan dibuka, ya dibuka,” terang Hartono.
Sedangkan untuk Destinasi Wisata Batu Lawang, tim mendapatkan sedikitnya 6 catatan yang direkomendasikan kepada pihak pengelola untuk diterapkan. Tim meminta tempat cuci tangan dibuat permanen. Kemudian, pengelola diminta menyediakan hand sanitizer disetiap sarana yang bersentuhan. Tim juga merekomendasikan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun kepada semua pengunjung ketika masih dikendaraan.












































































































Discussion about this post