“Tahun ini kami hanya mampu memprogramkan 4 Rutilahu saja,” jelasnya.
Sementara itu, kebutuhan untuk infrastruktur lain yang juga sama pentingnya masih banyak yang harus dilakukan, sehingga penanganan Rutilahu yang begitu banyak jika mengandalkan APBDes akan sangat berat.
“Kami mendorong terutama warga yang masih tinggal dengan rumah kurang layak untuk mulai gemar menabung mengumpulkan material untuk perbaikan rumahnya,” katanya.
Disisi lain Pemdes selalu mencari peluang bantuan baik dari Dinas maupun Kementrian agar persoalan Rutilahu sedikit demi sedikit terselesaikan.
“Semoga ada solusi terbaik dan persoalan Rutilahu segera terbantu,”harap Toto. (Nawawi)














































































































Discussion about this post