“jika semua ditaati, Insya Allah kita bisa terbebas dari virus corona,” kata Dudung.
Mengenai kebersihan pasar, Dudung mengungkapkan jika pihaknya secara rutin bergotong royong baik dengan pedagang pasar maupun komunitas cinta Kota Cirebon (KCKC) melakukan bersih-bersih pasar.
Bahkan seluruh jajaran Perumda Pasar Berintan juga turun langsung ikut membersihkan pasar.
Sementara itu Kepala Pasar Kramat, Adang Sudrajat, mengaku pemasangan temporary wastafel sangat bermanfaat untuk menjaga kebersihan diri. Tidak hanya bermanfaat bagi pedagang namun juga bagi pengunjung.
Ditempat yang sama, Kusmini (49) pengunjung pasar Kramat menyambut baik dengan apa yang dilakukan Perumda Pasar Berintan.
Dengan adanya Wastafel dan cairan anti septic dirinya bisa merasa lebih aman dan nyaman dalam berkunjung di Pasar Tradisional.
“Alhamdulillah bisa langsung cuci tangan saat masuk pasar dan juga saat keluar pasar, jadi mudah-mudahan terhindar dari Corona,” tuturnya.
Ada 10 titik pasar tradisional di Kota Cirebon yang menjadi sasaran pemasangan wastafel, yaknii Pasar Gunung Sari, Pasar Kramat, Pasar Pagi, Pasar Kanoman, Pasar Jagasatru, Pasar Perumnas, PPH Harjamukti, Pasar Drajat, dan Pasar Kalitanjung. (Muslimin).
















































































































Discussion about this post