MAJALENGKA,(FC).- Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Majalengka mengakibatkan ratusan kepala keluarga (KK) mengungsi.
Mereka menyelematkan diri dan keluarganya dari ancaman banjir yang begitu dasyat.
Seperti yang terjadi di Blok Muara Desa Wanasalam, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka pada Senin (8/2), sedikitnya 300 KK mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Hujan yang terus mengguyur hingga Senin pagi ini, membuat Sungai Cimanuk yang melewati kampung tersebut meluap.
Akibatnya, debit air meninggi dan merendam Blok Muara dan Sambikerep.
Kepala Desa Wanasalam, Apan Sutarpan mengatakan, pihaknya bersama masyarakat berjibaku menyelematkan warga yang rumahnya terisolasi di dua blok tersebut.
Ada sekitar 300 KK diungsikan akibat rumahnya terendam banjir.
Baca juga: Hujan Seharian, Banjir Rendam Permukiman dan Sawah di Blok Cikamangi
“Ini terjadi akibat Sungai Cimanuk terus bertambah naik dari semalam. Debit air terus tinggi meluber ke rumah-rumah warga,” ujar Apan saat ditemui di lokasi, Senin (8/2).
Apan menjelaskan, hingga saat ini ketinggian masih terbilang cukup tinggi, yakni 120 centimeter.
Sementara, masjid, balai perkampungan menjadi tempat pengungsian bagi mereka.
“Sementara, kami berswadaya memenuhi kebutuhan pangan dengan membuat dapur dadakan. Kami juga mengupayakan adanya pakaian dan obat-obatan untuk para warga tersebut,” ucapnya.
Pantauan FC, sejumlah warga menyelematkan barang berharga yang mereka punya. Mereka harus berjalan sekitar 500 meter menuju lokasi pengungsian dengan menerjang tingginya air sekitar 120 meter.
Dengan menggunakan alat seadanya, para warga membawa barang bawaan, seperti pakaian, hewan ternak hingga barang berharga lainnya.
Tak hanya rumah warga, banjir juga mengakibatkan ratusan hektar sawah dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa tersebut terendam. (Munadi)


















































































































Discussion about this post