“Mereka mempercayakan kepada saya untuk megamankan uang donasi tersebut, walaupun keluarga Jodi sudah buka rekening tapi dari pihak penyedia layanan menolaknya. Rekan – rekan Media jangan khhawatir dana ada di saya, kalau saya tidak mau ribet atau pusing, tinggal dicairkan saja dan siapa nanti yang mengelola. Hal ini saya lakukan sebagai bentuk tanggung jawab saya terhadap uang Jodi,” lanjut Idi.
Idi juga berharap dalam pertemuan ini ada masukan-masukan baik dari pihak Disdikbud ataupun yang lainnya, sebagai langkah terbaik untuk Jodi dengan uang donasi miliknya ini.
“Yang jelas saya kasih masukan, disini ada Pak Kadis, ada Pak Sekdis, kawan-kawan media, pada prinsipnya saya siap berkordinasi uang Jodi ini harus diapakan,” ujar Idi
Sementara itu Kepala Sekolah SDN Margabakti, Edi Junaedi berpendapat sama seperti saran Bupati Kuningan, bahwa uang itu di depositokan atas nama Jodi untuk Pedidikan Jodi Kelak, karena dirinya juga merasa bingung ketika harus mengatur uang sebesar itu hanya untuk pengeluaran Jodi di SD.
















































































































Discussion about this post