KUNINGAN, (FC).- Bagi orangtua harap berhati-hati dan tidak memanjakan anaknya untuk membiasakan membawa kendaraan bermotor, terlebih masih dibawah umur. Seperti yang dialami Tajudin Fahri (16), warga Cipari Kecamatan Cigugur terkena hipnotis, mengakibatkan motor yang dikendarainya raib digondol pelaku.
Informasi yang dihimpun, sekitar pukul 11.00 Wib, Selasa (20/10) korban yang mengendari motor sepulang dari bengkel melintasi jalan lingkungan Cilame Cipari Kecamatan Cigugur dihentikan oleh dua orang yang tidak dikenal oleh korban.
Kedua orang tersebut mengaku kepada korban kenal dengan ayah dari korban dan mengaku akan memberikan uang kepada orang tuanya. Namun karena uang yang hendak diberikan kurang, pelaku membujuk korban untuk mengikuti pelaku ke rumahnya untuk mengambil uang.
Namun kedua pelaku berhenti di jalan lingkungan Lingga Buana Kelurahan Winduherang, yang seorang pergi dan pelaku satunya meminjam motor yang dibawa korban dengan alasan untuk mengambil uang tadi, dan korban meminjamkan motor yang dia tumpangi begitu saja.
Setelah pelaku pergi, korban sadar, dan bertanya kepada warga sekitar perihal orang tidak dikenal tadi. Wargapun tidak ada yang mengenal. Dari situ korban menyadari motornya dibawa kabur oleh pelaku dan langsung melaporkan ke pihak kepolisian setempat yaitu di Polsek Cigugur.
Kapolsek Cigugur AKP. Maman Hermana melalui Kanit Reskrim Polsek Cigugur, Ipda Kus Hermawan membenarkan telah terjadi tindak pidana penipuan dan penggelapan terhadap korban yang mengakibatkan motor korban dibawa kabur oleh pelaku.
“Pelaku membawa kabur berupa motor korban jenis Vario dengan nopol E 3197 YAV,” kata Kus.
Atas kejadian tersebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan, sehingga belum bisa memberikan keterangan lebih banyak. Sedangkan untuk alur cerita seperti tadi yang disampaikan, korban hendak pulang ke rumah setelah dari bengkel. Korban diberhentikan oleh pelaku yang mengaku kenal dengan orangtua korban.
“Korban sendiri percaya begitu saja, karena pelaku mengaku kenal dengan ayah korban dan hendak memberikan uang,” kata Kus. (Ali)












































































































Discussion about this post