KAB.CIREBON, (FC).- Pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon ditargetkan rampung pada Juni 2026. Program pendidikan yang digagas pemerintah pusat tersebut dipastikan tidak membuka pendaftaran siswa secara umum karena seluruh proses penerimaan peserta didik dilakukan langsung oleh Kementerian Sosial (Kemensos) melalui sistem data terpadu nasional.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, Hafidz Iswahyudi, mengatakan progres pembangunan Sekolah Rakyat hingga saat ini masih berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
“Targetnya selesai bulan Juni. Kehadiran Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat dari kelompok prasejahtera,” ujar Hafidz, Kamis (7/5).
Menurutnya, program Sekolah Rakyat dirancang agar tepat sasaran melalui sistem data yang telah terintegrasi secara nasional. Karena itu, mekanisme penerimaan siswa berbeda dengan sekolah pada umumnya dan tidak membuka jalur pendaftaran mandiri.
“Tidak ada pendaftaran. Semua berbasis data terpadu. Proses perekrutan dilakukan oleh Kemensos,” katanya.
Dengan sistem tersebut, calon peserta didik akan diseleksi langsung berdasarkan data pemerintah pusat sehingga bantuan pendidikan diharapkan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Hafidz menilai pola tersebut lebih efektif dibanding sistem pendaftaran terbuka.
Selain proses rekrutmen siswa, pengelolaan hingga operasional Sekolah Rakyat sepenuhnya berada di bawah kewenangan Kemensos. Sementara pemerintah daerah berperan mendukung kesiapan fasilitas dan lokasi pembangunan.
“Kemensos yang mengatur sekaligus yang akan melakukan operasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Pemerintah berharap pengelolaan terpusat tersebut dapat membuat standar layanan pendidikan di Sekolah Rakyat lebih seragam di berbagai daerah sekaligus memudahkan pengawasan program dari pemerintah pusat.
Program Sekolah Rakyat sendiri menjadi salah satu strategi pemerintah dalam menekan angka putus sekolah dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.
Pemkab Cirebon pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan hingga memasuki tahap operasional.
Jika seluruh proses berjalan sesuai target, Sekolah Rakyat yang berlokasi di Kelurahan Kaliwadas itu diproyeksikan sudah dapat dimanfaatkan masyarakat dalam waktu dekat setelah pembangunan rampung. (Johan)














































































































Discussion about this post