KAB.CIREBON, (FC).- Komitmen mendukung kemajuan sektor pertanian terus ditunjukkan anggota DPR RI dari Partai Demokrat, Herman Khaeron.
Politisi yang akrab disapa Kang Hero itu menyerahkan bantuan dua unit traktor besar kepada petani Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/5).
Penyerahan bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) tersebut dilakukan secara simbolis kepada Kuwu Cipeujeuh Kulon, H. Lili Mashuri, dalam rangkaian kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai Demokrat, Hj. Ratnawati.
Kang Hero mengatakan, bantuan traktor besar itu diberikan untuk mempercepat proses pengolahan lahan pertanian, khususnya sawah dan perkebunan tebu yang banyak terdapat di wilayah tersebut. Menurutnya, modernisasi pertanian menjadi langkah penting agar petani tidak kehilangan waktu tanam akibat keterbatasan alat.
“Dulu pengolahan lahan masih menggunakan tenaga manual, kemudian berkembang memakai traktor kecil, tapi kapasitasnya terbatas. Dengan traktor besar ini pengolahan lahan bisa lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sebagian wilayah pertanian masih mengandalkan curah hujan sehingga kecepatan pengolahan lahan menjadi faktor penentu keberhasilan panen. Jika masa tanam terlambat, petani berisiko kehilangan pasokan air dan gagal panen.
“Kalau terlambat tanam, bisa kehilangan masa tanam karena air sudah habis. Maka mekanisasi ini penting agar petani tidak kehilangan momentum,” tegasnya.
Melalui bantuan tersebut, Hero berharap produktivitas pertanian di Desa Cipeujeuh Kulon dan wilayah sekitar dapat meningkat. Dua unit traktor itu nantinya akan dikelola pemerintah desa agar pemanfaatannya lebih teratur dan berkelanjutan.
“Kami titipkan ke desa supaya dikelola dengan baik. Nanti bisa dipinjamkan kepada kelompok tani dengan biaya sangat murah, sehingga petani cukup menanggung operator dan BBM saja,” katanya.
Menurutnya, sistem pengelolaan tersebut mampu menekan biaya pengolahan lahan hingga sekitar 50 persen dibandingkan menyewa traktor milik swasta. Selain meringankan beban petani, penggunaan traktor juga mempercepat proses tanam sehingga hasil panen diharapkan lebih optimal.
Selain menyerahkan bantuan Alsintan, Hero juga menyoroti pelaksanaan Gerakan Pangan Murah yang digelar untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah kenaikan harga pangan akibat situasi ekonomi global.
“Kita menyadari harga pangan sekarang naik akibat situasi global. Karena itu kita harus menghadirkan solusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan, program pasar murah tersebut terlaksana melalui kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Barat dan Badan Pangan Nasional, disertai tambahan subsidi berupa voucher bagi masyarakat.
“Kita berikan subsidi tambahan agar masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” jelasnya. (Nawawi)














































































































Discussion about this post