Diharapkannya, penanaman sayur mayur semacam ini harus terus dikembangkan di lingkungan masyarakat. Apalagi saat ini bangsa kita sedang diterpa pandemi covid 19 yang berkepanjangan, tentunya ketahanan pangan perlu ditingkatkan.
“Saya minta kepada KWT Dwi Arum harus bisa mengajak masyarakat khususnya kaum ibu, untuk memanfaatkan pekarangan yang ada di samping rumahnya untuk dijadikan kebun sayuran yang mandiri atau rumah pangan, sehingga untuk memenuhi kebutuhan sehari harinya mereka tidak harus tergantung kepada pasar,” ujar Dedeh.
Di tempat yang sama Ketua KWT Dwi Arum, Nunut Armiyati menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua TP PKK Kabupaten Majalengka di kebun bibit sayur mayur milik Kelompok Wanita Tani Dwi Arum. Baginya, kunjungan istri Bupati Majalengka tersebut sebuah penghargaan bagi para anggota KWT Dwi Arum yang selama ini merindukan kehadirin sosok pemimpin yang terjun langsung ke masyarakat.
“Alhamdulillah Ibu Bupati Majalengka berkenan datang dan mengunjungi tanaman sayur mayur buah karya para anggota KWT Dwi Arum. Semoga kehadirannya bisa membawa seperit bagi para anggota KWT Dwi Arum, dalam mengembangkan sayuran dengan sistem Polybag dan hidroponik,” ujar Nunuk Armiyati yang juga istri dari pamong desa yang menjabat Kasi Pemerintahan.

















































































































Discussion about this post