KAB. CIREBON, (FC).- Mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Dua rumah sakit milik pemerintah daerah Kabupaten Cirebon sudah mengantisipasinya. Seperti mempersiapkan ruang isolasi dan tempat tidur bagi pasien positif maupun pasien suspek ataupun orang dengan kemungkinan (probable,-red) Covid-19.
Direktur RSUD Arjawinangun, dr H Bambang Sumardi mengatakan sejauh ini pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 54 tempat tidur untuk ruang isolasi. Rencananya, ketika dirasa kurang pihaknya akan menambahkan 25 tempat tidur lagi untuk ruangan isolasi. Artinya 79 kamar disiapkan.
“Saat ini terisi 18 pasien. Memang kemarin ada kecenderungan meningkat, tapi walau bagaimana kami harus siap dan menyiapkan satu ruangan lagi dengan kapasitas 25 tempat tidur bisa dipakai kalau terjadi lonjakan,” kata Bambang kepada wartawan, Selasa (25/8).
Menurutnya, pihaknya bersama rumah sakit milik pemerintah daerah lainnya berkolaborasi. Ketika tempat tidur di RSUD yang dibawah naungannya tidak memungkinkan maka pihaknya akan koordinasi dengan RSUD Waled. Hal tersebut berlaku sama.
“Katanya Waled juga ada penambahan 14 tempat tidur lagi, pokoknya kita kolaborasi. Sebenarnya selain kita dan RSUD Waled, Rumah Sakit Paru Sidawangi pun menangani untuk pasien Covid. Dan insyaallah aman,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Waled, dr H Budi Setiawan Soenjaya mengatakan, ruangan di rumah sakitnya ada 18 tempat isolasi yang semuanya berstandar, artinya aman untuk pasien dan aman untuk tenaga medisnya.
“Saat ini masih cukup, kita masih merawat 15 pasien diantaranya 12 pasien positif dan 3 pasien suspek,” kata Budi.
Selain itu juga, pihaknya juga menyiapkan ruangan khusus untuk penindakan operasi bagi pasien positif.
“Kita siapkan 2 ruangan operasi khusus untuk pasien Covid-19. Kemudian 3 ruangan IGD. Bahkan rencananya akan ada penambahan 20 bad lagi di lantai dua RSUD Waled,” kata Budi. (Ghofar)
















































































































Discussion about this post