Di sisi lain, Karna mengatakan bahwa para kepala daerah di wilayah Ciayumajakuning juga sepakat untuk memperbaiki bidang ekonomi. Soal ini, mereka sepakat mempererat kerjasama di bidang perdagangan dan beragam komoditas di Ciayumajakuning.
Namun, masyarakat harus mengikuti protokol kesehatan sebagaimana diatur dalam AKB.
“Kami, berlima menyetujui agar terus menjaga stabilitas perekonomian dengan memberikan kemudahan kepada pelaku usaha yang berniaga di wilayah Ciayumajakuning sesuai SOP COVID 19,” papar dia.
Terpisah, seorang pedagang kaki lima di Majalengka menyambut baik dengan akan dilaksanakannya New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang akan diterapkan pemerintah.
Artinya masyarakat mulai diperbolehkan melakukan aktifitas secara normal, namun harus tetap menjaga kebersihan dan tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam menjalankan roda perekonomian.
“Kami sebagai pedagang kaki lima menyambut baik dengan akan dijalankannya New Normal atau AKB, semoga langkah ini bisa membangkitkan perekonomian masyarakat khususnya para pedagang kaki lima, yang selama pandemi cobid 19 sangat dirasakan keterpueukannya,” ujar Juriah seorang Pedagang kaki lima yang biasa mangkal di sekitar Pujasera Majalengka. (Munadi)












































































































Discussion about this post