“Dengan simulasi TFG ini, maka hal-hal yang menjadi atensi terkait adanya gejolak di masyarakat dapat ditangani segera. Ketika kami dibutuhkan, kami sudah siap dalam melaksanakannya. Kegiatan ini juga dalam mengantisipasi PSBB. Bukan hanya Polisi, operasi ini juga melibatkan Pemkab, Kodim dan juga masyarakat,” jelas Lukman.
Sementara itu, Dandim 0615 Kuningan Letkol Czi. Karter Joyi Lumi mengatakan dalam situasi saat ini (adanya pandemi Covid-19) masing-masing pihak harus melepaskan egonya.
“Kita dari semua unsur ini harus bersama-sama dalam membantu penanganan penyebaran Virus Covid-19. Jangan mementingkan ego, tapi kita bersama untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Kuningan,” kata Joyi. (Ali)

















































































































Discussion about this post