“Saya meminta pihak hukum segera tangkap, sebelum terjadi gejolak, ini bisa menimbulkan keramaian se-Kabupaten Kuningan, minta pertanggung jawabannya, kalau tidak ditangkap mungkin lain ceritanya,” kata Jenggo.
Sementara itu, menurut Kapolres Kuningan, AKBP Willy Andrian, mengatakan, bentrokan terjadi akibat dari salah satu warga mengalami pemukulan dari oknum ormas LMPI.
“Jadi awalnya, tanggal 16 Mei ada salah satu warga di Desa Ancaran mengalami pemukulan dari Ormas LMPI, jadi pemicu bentrokan ini terjadi karena pemukulan yang dialami warga, dan memang sore ini kembali terjadi bentrok dari salah satu warga dengan oknum LMPI,” katanya.
Akibat dari peristiwa tadi, lanjut Willy, satu orang mengalami luka dibagian kepala.
“Untuk korban yang hari ini ada satu orang, dan yang tanggal 16 satu orang, korban yang hari ini mengalami luka di bagian muka, sedang dilakukan visum, yang tanggal 16 pun sama dibagian muka,” jelas Willy.
Willy menegaskan, kedua kelompok untuk menahan diri, dan menyerahkan proses hukum kepada petugas kepolisian.
















































































































Discussion about this post