“Setelah dipukul bendera, anak itu ga terima, balik lagi anak itu, sehingga ngajak duel, ribut lagi,” katanya.
Namun, kata Ujang, informasi yang berkembang, orang tersebut dikeroyok oleh anggota LMPI. Padahal kejadian tersebut adalah masalah pribadi.
“Kejadian itu, anak kita tidak pakai seragam, tidak bawa lembaga, itu pribadi,” katanya.
Ujang menjelaskan, kolompok warga tersebut datang dan menyerang anggota LMPI yang berada di sekitar Tugu Sejati Jalan Baru Lingkar Timur.
“Tadi, mereka datang kesini dari arah lapangan Ancaran menyerang, anak-anak kita hanya ada dua orang digebukin, sekarang dirawat di rumah sakit,” jelasnya.
Akibatnya, lanjut Jenggo, anggotanya yang menjadi korban mengalami luka dibagian kepala dan badan.
Jenggo berharap, petugas kepolisian segera menangkap pelaku penyerangan terhadap anggotanya.
















































































































Discussion about this post