“Alhamdulillah produksi plasma yang cepat sehingga hari Selasa kemarin masuk plasma dan kamis diberikan plasma lagi dan hasilnya kondisi sekarang pasien RSUD Waled sudah lepas oksigen,” ucap Fariz.
Saat ini ada dua pasien di RSUD Waled terkonfirmasi dengan gejala berat dan Mitra Plumbon kondisi pasien kritis sudah terpasang ventilator.
Masih kata Fariz, hari ini satu pasien di RSUD Waled terapi plasma sudah diberikan terapi plasma kedua. Lanjut Fariz, pasien yang saat ini sedang ditangani olehnya, memiliki kondisi oksigen 89-90 persen dimana sebelumnya hanya sekitar 70 persen.
“Mudah-mudahan ada perubahan lebih baik kedepannya,” terang Fariz.
Atas bukti itu, pemberian plasma secara cepat maka akan mempercepat pula pemulihan kondisi pasien. Terlebih lagi, kualitas plasma yang diterima selama ini masih segar karena PMI Kabupaten Cirebon sudah mampu memproduksinya.
Hal yang sama pun ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni. Menurutnya, sudah ada dua pendonor plasma darah yang plasmanya akan digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien Covid-19.
“Dari dua pendonor tersebut, menghasilkan sekitar 1.200 cc plasma darah,” ujar Enny.














































































































Discussion about this post