CILIMUS , (FC).- Dalam upaya menjaga keandalan pasokan listrik dan mengantisipasi gangguan akibat hewan liar, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cilimus melakukan pemasangan penghalang binatang/pemyelamat binatang pada jaringan distribusi listrik. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen PLN untuk terus meningkatkan pelayanan dan meminimalisasi potensi gangguan listrik yang disebabkan oleh interaksi satwa dengan infrastruktur kelistrikan.
Manager PLN Unit Pelaksanan Pelayanan Pelanggan, Imam Ahmadi, menjelaskan bahwa gangguan akibat binatang seperti tupai, kelelawar, dan burung kerap menjadi penyebab padamnya aliran listrik di beberapa titik jaringan, terutama di wilayah yang berdekatan dengan area hutan atau kebun. “Pemasangan penghalang binatang ini menjadi salah satu langkah preventif yang sangat efektif untuk mencegah kontak langsung binatang dengan konduktor listrik,” ujarnya.
Adapun pemasangan dilakukan secara bertahap di lokasi-lokasi yang tergolong rawan gangguan, berdasarkan data historis gangguan sistem distribusi dan hasil pemantauan lapangan oleh petugas teknik.
Selain pemasangan penghalang binatang, PLN ULP Cilimus juga rutin melakukan inspeksi jaringan, pemangkasan pohon, serta edukasi kepada masyarakat untuk ikut menjaga keberlangsungan jaringan listrik di lingkungan sekitar.
“Dengan adanya inisiatif ini, kami berharap frekuensi gangguan listrik akibat binatang dapat ditekan secara signifikan, sehingga pasokan listrik kepada pelanggan menjadi lebih andal dan stabil,” tambah Isnen Yanuar selaku Manajer ULP Cilimus.
PLN terus berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan untuk seluruh masyarakat. PLN juga mengajak seluruh pelanggan untuk melaporkan jika menemukan potensi gangguan listrik melalui aplikasi PLN Mobile yang tersedia di Android maupun iOS. (Rls/FC)










































































































Discussion about this post