Sementara Syekhurohman menyampaikan terimakasih atas kepercayaan dan amanah dari Walikota Cirebon yang diberikan kepadanya, untuk menjabat sebagai Dirut Perumda Pasar. Amanah ini dengan penuh tanggungjawab akan sekuat tenaga diemban dan dijalankannya.
Pria yang akrab disapa Rohman ini menuturkan, langkah pertama yang akan dilakukannya adalah konsolidasi internal Perumda Pasar dan pembenahan organisasi. Setelah itu baru pengoptimalan pelaksanaan program yang sebelumnya telah berjalan.
“Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap pencapaian program selama ini. Bila sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan, bila ada yang kurang segera diperbaiki,” jelasnya kepada FC.
Pihaknya juga sudah memiliki program kerja untuk tahun yang akan datang. Akan tetapi pelaksanaannya akan terlebih dahulu dikonsultasikan dengan kepala daerah sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM). Pasalnya program kerja yang akan dilaksanakan haruslah selaras dengan visi misi kepala daerah.
Sedikit mundur kebelakang, Rohman menceritakan dirinya memang dari militer, yang ditugaskan bekerja di lingkungan kepresidenan sejak tahun 1998. Yakni dari era Presiden Habibie hingga terakhir pada era Presiden Jokowi di tahun 2019.
Tugasnya adalah memberikan pelayanan VVIP kepada presiden dan wakil presiden, tamu penting maupun negara.
Setelah menjalankan tugas dan pengabdian tersebut, dirinya berserta keluarga mulai merintis usaha. Nah, saat itu dari media ada pengumuman untuk pemilihan calon Dirut Perumda Pasar. Tergerak untuk mengabdi pada tanah kelahiran, maka dirinya bertekad mendaftar. “Dulu saya melayani presiden dan wakilnya, sekarang sudah waktunya saya melayani masyarakat Kota Cirebon melalui Perumda Pasar ini. Dan itu adalah motivasi terbesar saya,” tandasnya. (Gus)
















































































































Discussion about this post