“Festival Yuan Xiao Jie yang jatuh pada setiap tanggal 15 bulan 1 penanggalan Imlek dalam bahasa Mandarin disebut sebagai Hari Yuanxiao,” jelasnya kepada FC usai mengikuti perayaan Cap Go Meh kemarin.
Perayaan Cap Go Meh ini, lanjutnya, merupakan pesta rakyat yang tidak hanya dirayakan oleh orang-orang etnis Tionghoa saja. Banyak juga masyarakat non etnis Tionghoa yang ikut merayakan perayaan ini. Tradisi masyarakat Tionghoa ini telah bertransformasi dan menjadi bukti akulturasi budaya, bahkan belakangan menjadi destinasi pariwisata.
“Bisa menambah pemasukan bagi daerah juga, karena banyak masyarakat yang dari luar Cirebon yang datang ke sini untuk menuakiskannpetaayaan Cap Go Meh,” ungkapnya.
Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati yang ikut melepas rombongan Parade budaya dari Vihara Dewi Welas Asih mengungkapkan, Cap Gomeh merupakan acara Tahunan yang paling dinanti oleh warga Kota Cirebon dam sekitarnya. Pasalnya, antusias dari masyarakat sangat tinggi untuk melihat arak-arakan.










































































































Discussion about this post