KUNINGAN, (FC).- Pendopo Bupati Kuningan mendadak ditutup, Jumat (18/12). Dan dikabarkan Bupati bersama keluarganya sejak semalam tidak tinggal di Pendopo, namun tinggal di rumahnya di Perum BTN Cigugur.
Hal itu dikarenakan, salah satu pekerja rumah tangga di dapur Pendopo Bupati positif covid -19.
Jubir Covid -19, Agus Mauludin menyampaikan bahwa Bupati bersama keluarga dalam kondisi baik-baik saja. Jika memang ke BTN Cigugur itu memang mau ke rumahnya. Kalau pekerja rumah tangga yang bertugas di dapur memang dikabarkan sakit.
“Tapi konfirmasi positif atau negative covid -19 belum ada dari Dinkes. Mungkin pak bupati ke BTN sebagai upaya jaga-jaga atau kehati-hatian saja,” kata Agus.
Sementara itu, Bupati Kuningan H. Acep Purnama saat dihubungi mengaku bahwa pekerja rumah tangganya sudah sakit selama empat hari, dengan kehilangan indra penciuman. Namun dia mengambil kebijakan agar isolasi di Pendopo.
“Dia dirawat saja di ruang depan, cukup isolasi mandiri, karena hasil rapidnya reakrif,” kata Acep.
Kabar mengungsi, Acep membantah, bahwa memang anak-anaknya bersama dirinya ingin menginap di BTN Cigugur karena ada saudara Rancah Ciamis datang.
“Saya Cuma semalem aja tidur di BTN, tadi kan juga ke Pendopo,” ujar Acep.
Sementara, Sekda Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar mengaku akan berkomunikasi terlebih dahulu dengan pimpinan.
Karena baru kemarin dia memutuskan agar seluruh Dinas Kesehatan melakukan WFH karena banyak yang terkonformasi.
“Nanti saya komunikasi dulu dengan pimpinan harus seperti apa, apa akan diberlakukan WFH untuk Setda atau tidaknya,” kata Dian. (Ali)
















































































































Discussion about this post