KAB. CIREBON, (FC),- Sebagai salah satu wilayah pesisir yang masih kental religinya, Desa Ambulu Kecamatan Losari Kabupaten Cirebon melakukan upaya pencegahan penularan Covid-19 terhadap warganya. Pemerintah Desa setempat membagikan ribuan sajadah Travel.
Kuwu desa Ambulu Sunaji mengungkapkan, salah satu penyebaran Covid-19 yang mungkin saja terjadi adalah dari bekas sujud warga yang belum dikenal, ketika melaksanakan salat di masjid.
Untuk pencegahan dan kehati-hatian agar tidak terpapar virus tersebut, maka perlu ada sekat yang membatasi antara wajah dengan lantai masjid yang digunakan untuk melaksanakan salat. Salah satunya adalah dengan menggunakan sajadah pribadi.
“Ide tersebut muncul ketika kami melakukan perjalanan keluar kota menuju Bandung. Saat akan melaksanakan salat dari situ muncul ide perlunya membawa sajadah pribadi karena khawatir ada virus di lantai yang belum kita tahu sebelumnya,” terangnya kepada FC, Selasa (13/7).
Pembagian sajadah travel tersebut diberikan kepada warganya, yang sering melakukan perjalanan ke luar daerah.
Juga kepada masyarakat luar Desa Ambulu yang sering ikut melaksanakan shalat berjamaah di masjid atau musala yang ada Desa Ambulu.
Selain itu, pemberian sajadah travel tersebut juga kepada seluruh masyarakat minimalnya 1 rumah diberikan 1 sajadah travel.
Hal itu untuk lebih untuk antisipasi dan langkah berhati-hati ketika melaksanakan salat berjamaah di Masjid atau musala.
Meskipun dalam masjid tersebut tidak ada sajadah karena bisa saja virus dibawa oleh orang yang pernah melaksanakan salat di masjid tersebut.
“Selain prokes dengan melakukan 5M yang kita sering sosialisasikan kepada masyarakat, upaya lain salah satu diantaranya adalah, bagaimana menjaga masyarakat agar tidak terpapar Covid-19 saat berada di dalam masjid,” harap Sunaji.
Ditambahkan Sunaji, memasuki masa PPKM Darurat Desa Ambulu hampir seperti desa yang lainnya mengalami lonjakan kenaikan warga yang terpapar Covid-19.
Agar tidak bertambah lagi warga yang terpapar, pihaknya menggerakkan Satgas PPKM dari tingkat Desa sampai tingkat RT RW agar lebih melakukan pengetatan terkait pelaksanaan 5M.
Satgas Covid-19 di tingkat RT RW lebih gencar lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat, bahwa Covid-19 itu ada dan siapapun bisa terpapar.
M
aka salah satu upaya yang harus dilakukan adalah bagaimana masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan melaksanakan 5 M.
“Semoga dengan upaya yang dilakukan oleh Satgas Covid-19 di tingkat Desa maupun di tingkat RT RW, mampu menekan dan memutus rantai penularan Covid-19 di Desa Ambulu,” harap Sunaji. (Nawawi).











































































































Discussion about this post